Makalah Manajemen Risiko Operasional

           
Manajemen risiko merupakan salah satu elemen penting dalam menjalankan bisnis perusahaan karena semakin berkembangnya dunia perusahaan serta meningkatnya kompleksitas aktivitas perusahaan mengakibatkan meningkatnya tingkat risiko yang dihadapi perusahaan. Sasaran utama dari implementasi manajemen risiko adalah melindungi perusahaan terhadap kerugian yang mungkin timbul. Lembaga perusahaan mengelola risiko dengan menyeimbangkan antara strategi bisnis dengan pengelolaan risikonya sehingga perusahaan akan mendapatkan hasil optimal dari operasionalnya.
Kita harus bisa menemukan kerugian potensial yang mungkin terjadi dan mencari cara untuk menangani risiko tersebut. Dunia bisnis pun tak luput dari ketidakpastian. Ketidakpastian dalam dunia bisnis akan menyebabkan terjadinya risiko bisnis. Perusahaan merencanakan untuk menggencarkan promosi produknya dengan harapan penjualanya dapat meningkat. Dengan analisis yang mendalam diperkirakan penjualan setelah adanya promosi besar-besaran tersebut dapat meningkat sebanyak 20%. Tetapi kenyataanya penjualan hanya dapat meningkat10%. Ini merupakan salah satu bentuk risiko yang terjadi dalam dunia bisnis. Risiko dalam bisnis tidak bisa diabaikan begitu saja. Perusahaan perlu menganalisis kemungkinan kerugian potensi dalam bisnisnya tersebut kemudian mengevaluasi dan mencari cara untuk menanggulanginya. Dengan demikian diharapkan bisnis yang dijalaninya dapat sukses meraih tujuan dengan mudah. Risiko merupakan sesuatu yang pasti akan terjadi ketika kita melakukan suatu tindakan. Risiko adalah berbagai kemungkinan yang terjadi pada periode tertentu. Risiko sering dikaitkan dengan kerugian. Jadi risiko adalah ketidakpastian yang mungkin melahirkan kerugian atau peluang terjadi sesuatu yang badoutcame.
Setiap organisasi perusahaan selalu menanggung risiko. Risiko,bisnis, kecelakaan kerja, bencana alam, perampokan, dan pencurian,kebangkrutan adalah beberapa contoh dari risiko yang lazim terjadi di berbagai perusahaan. Terutama perusahaan yang tidak melakukan tindakan apa-apa, bahkan tindakan preventif pun tidak dilakukan. Perusahaan ini tidak melakukan tindakan untuk pencegahan risiko yangakan timbul nantinya.
Kondisi terjadinya risiko operasional (operasional risk) sangat dipengaruhi oleh bagus dan rendahnya kematangan manajemen yang dimiliki oleh manajer suatu perusahaan. Seorang manajer dalam mengambil setiap keputusan harus selalu memikirkan dampak yang akan timbul baik secara jangka pendek maupun jangka panjang. Seperti jika ingjin menaikkan jumlah produksi atau menambah karyawan baru. Jika jumlah produksi ditingkatkan apakah persediaan bahan baku di gudang dan di pasaran tersedia dalam jumlah yang mencukupi, serta apakah bahan baku yang dimiliki memiliki kualitas yang sama untuk masa produksi secara jangka panjang. Misalnya untuk menambah produksi saos cabe (chili souce) bagi seoreang manajer produksi harus memperhatikan dengan betul-betul jika pasaran cabe dipasaran selalu berada dalam kondisi normal price (harganormal) dan jika harga cabe menuju kepada kondisi harga tidak normal maka apa antisipasi yang harus dilakukan oleh seorang manajer produksi agar operasional produksi tidak terhenti dan order pembelian dapat terus dilakukan.

 
 

 

Download Word

Download PDF

 
Author: Zukét

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *