Makalah Studi Hadits Hasan

           
Hadist atau sunnah adalah sumber hukum yang kedua setelah Al-Quran.Keduanya merupakn pedoman hidup umat islam. Hadist mempunyai fungsi penting dalam menjelaskan setiap ayat-ayat Muhkamat maupun Mutasyabihat dan sebagai penjelas terhadap ayat-ayat Al-Quran surah an-nahl ayat 44.Dalam hadist ada yang dalam periwayatannya telah memenuhi syarat-syarat tertentu untuk di terimanya sebagai hadist atau hadist maqbul dan hadist yang periwayatannya tidak memenuhi kriteria-kriteria disebut hadist mardud.
Hal itu disebabkan keberagaman orang yang menerima maupun meriwayatkan hadist Rasulullah.Berbagai macam hadist Yang menimbulkan kontraversi dari berbagai analisis atas kesahihan sebuah hadist baik dari segi putusnya sanad dan tumpsh tindihnya makna dari matan pun bermunculan untuk menentukan kualits hadist.
Kualitas sanad dan matan-nya,pakar hadist membagi hadist menjadi tiga yaitu hadist sohih,hadist hasan,dan hadist dhoif.Ulam yang mula-mula memperkenalkan pembagian hadist menjadi shahih,hasan,dan dhoif adalah imam al-Tirmidzi.
Taqiyyudin ibn Timiyah mengatakan,sebelum imam al-tirmidzi dikalangan ulama belum dikenal pembagian hadist menjadi tiga bagian,mereka membaginya menjadi sahih,hasan,dan doif.Disini sya akan membahas hadist hasan.

 
 

 

Download Word

Download PDF

 
Author: Azis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *