Makalah Shalat Sunnah

           
Shalat merupakan kewajiban yang tidak dapat di tinggalkan bagi umat muslim apalagi yang sudah mukalaf. Dalam syariat Islam shalat itu terbagi kepada dua macam, yaitu sholat fardhu dan sholat sunnah. Sengaja disayriatkan sholat sunnah ialah untuk menambal kekurangan yang mungkin terdapat pada shalat-shalat fardhu, maka perlu disempurnakan dengan sholat sunnah. Shalat sunnah adalah sholat yang dikerjakan di luar sholat fardhu. Nabi Muhammad SAW mengerjakan sholat sunnah selain untuk mendekatkan diri kepada Allah juga mengharapkan tambahan pahala. Seseorang yang mengerjakan sholat sunnah maka ia akan mendapatan pahala, jika tidak dikerjakan pun ia juga tidak mendapatkan dosa. Shalat sunnah terbagi dua yaitu: Shalat sunnah yang dilaksanakan secara berjamah. Shalat sunnah jenis ini status hukumnya adalah muakkad,contohnya: shalat idul fitri, idul adha, terawih, istisqa, kusuf dan khusuf. Shalat sunnah yang dikerjakan secara munfarid ( sendiri-sendiri ). Status hukumnya ada yang muakkad seperti: shalat sunnah rawatib dan tahajud. Ada pula yang status hukumnya sunnah biasa ( ghairu muakkad ) seperti: shalat tahiyatul masjid, shalat dhuha, shalat witir, dan Selain itu juga karena shalat itu mengandung keutamaan yang tidak terdapat pada ibadah-ibadah lain. Banyak sekali macam-macam shalat sunnah yang disaryiatkan. Dengan demikan maka pada kesempatan kali ini kami akan menguraikan dari macam-macam dari shalat sunnah.

 
 

 

Download Word

Download PDF

Author: Azis

Leave a Reply

Your email address will not be published.