Makalah Sejarah Perkembangan Islam Pada Masa Bani Umayyah

Makalah Sejarah Perkembangan Islam Pada Masa Bani Umayyah

Makalah Sejarah Perkembangan Islam Pada Masa Bani Umayyah

Loading

           
Hampir semua sejarawan membagi Dinasti Umayah (Umawiyah) menjadi dua , yaitu pertama, Dinasti Umayah yang di rintis dan di dirikan oleh Muawiyah Ibn Abi Sufyan yang di pusat di Damaskus (Siria). Kedua Dinasti Umayah di Andalusia (Siberia) yang pada awalnya merupakan taklukan Umayah di bawah pimpinan seorang gubernur pada zaman Walid Ibn Abd Al-Malik.
Perintisan Dinasti Umayah di lakukan oleh Muawiyah dengan cara menolak membaiat Ali, berperang melawan Ali, dan melakukan perdamayan (tahkim) dengan pihak Ali yang secara politik sangat menguntungkan Muawiyah
Khalifah Muawiyah mendirikan suatu pemerintahan yang terorganisasi dengan baik. “Ketika Muawiyah menjadi penguasa terjadi banyak kesulitan. Pemerintahan imperium yang didesentralisasikan itu tampak kacau
Secara umum, penaklukan pemerintahan Banu Umayah, meliputi tiga wilayah. Pertama, melawan pasukan Romawi di Asia Kecil. Kedua, Wilayah Afrika Utara. Ketiga, wilayah timur. Selain ini penaklukan meluas ke kawasan timur (Negara Asia Tengah dan Sindh ).
Selama masa pemerintahan Dinasti Bani Umayyah, imperium Islam berhasil memperluas wilayah sampai batas-batas yang terjauh, membentang dari lautan Atlantik dan Pyrenees hingga ke Indus dan perbatasan Cina
Memasuki masa kekuasaan muawwiyah yang menjadi awal kekuasaan Bani Umayyah, Pemerintahan yang bersifat demokratif berubah menjadi monarchiheridetis (kerajaan turun temurun). Kekholifahan muawwiyah diperoleh melalui kekerasan , diplomasi, dan tipu daya, tidak dengan pemilihan atau suara terbanyak. Suksesi kepemimpinan secara turun temurun dimulai ketika Muawwiyah mewajibkan seluruh rayaknya untuk menyatakan setia terhadap anaknya, Yazid, Muawwiyah bermaksud mencontoh monarchi di Persia dan Bezantium.
Kekuasaan Bani Umayyah berumur kurang lebih 90 tahun. Ibu kota Negara dipindahkan Muawwiyah dari Madinah ke Damaskus, tempat iya berkuasa sebagai gubernur sebelunmnya. Kholifah –kholifah besar dinasti bani umayyah ini adalah Muawwiyah ibn Abi Sufyan(661-680 M), Abd Al-Malik ibn Marwan(685-705 M), Al Walid ibn Abdul Malik (705-715 M), Umar ibn Abd al-Aziz (717-720 M), dan Hasyim ibn Abd Al-Malik (724-743 M).

 
 

 

Download Word

Download PDF

Author: Zukét

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *