Makalah Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam Jamaluddin Al Afghani, Muhammad Abduh, Muhammad Iqbal

Loading

           

A. Latar Belakang
Sayyid Jamaluddin al-Afghani adalah perintis modernisme Islam. Dia terkenal karena kehidupan dan pemikirannya yang luas, dan juga karena menganjurkan dan mempertahankan sejak 1883 bahwa persatuan pan-Islam merupakan sarana untuk memperkuat dunia muslim mengahadapi barat. Jamaluddin al-Afghani selain pelopor modernisasi, juga sebagai seorang pemikir di dunia timur dan sekitarnya. Dengan semangat yang patriotis, ia dapat mengahantarkan liberalisme baru Islam ke gerbang abad ke sembilan belas dan dua puluh. Ia adalah seorang pemimpin pembaharuan yang tempat tinggal dan aktifitasnya berpindah-pindah dari satu negara Islam ke negara Islam lainnya. pengaruh terbesar yang ditinggalkannya adalah di mesir. Gerakan pembaharuan islam sebagai suatu gerakan yang berupaya untuk mengubah kehidupan umat Islam dari keadaan kejumudan dan ketertinggalan.
Gerakan pembaharuan ini bermuatan yang cukup berarti dengan adanya transformasi nilai yang harus berubah. Bahkan bila diperlukan harus dibarengi dengan perbaikan-perbaikan terhadap aturan-aturan atau tatanan-tatanan yang sudah dimiliki atau masih dianggap belum mendapat satu kepastian hokum Menyadari gerakan pembaharuan ataupun yang dikenal dengan modernisme dalam islam merupakan suatu gerakan yang berusaha untuk mengkondisikan kehidupan umat islamdari sifat statis ke sifat yang dinamis. Gerakan ini sedianya bermula pada adanya kontak kekuatan antara kaum muslimin dengan bangsa Eropa, yang dengannya menimbulakn kesadaran bagi kaum muslimin itu sendiri bahwa sesungguhnya memang mereka jauh tertinggal dibandingkan bangsa Eropa.
Hal ini baik dipandang dari ilmu pengatahuan, keterampilan, pola pikir, kedisiplinan bahkan peralatan dan kekuatan yang dimiliki oleh bangsa Barat. Sayyid jamaluddin al-Afghani merupakan salah satu tokoh yang pertama kali mentyatakan kembali tradisi muslim dengan cara yang sesuai dengan berbagai problem penting yang muncul akibat Barat semakin mengusik Timur Tengah di abad kesembilan belas. Dengan menolak tradisiolisme murni yang mempertahankan warisan Islam secara tiak kritis di satu pihak dan peniruan membabibuta terhadap Barat di pihak lain. Al-
Afghani menjadi perintis penafsiran ulang Islam yang menekankan kualitas yang diperluakan di dunia modern, seperti penggunaan akal, aktifisme politik serta kekuatan militer dan politik. Islamadalah agama satu-satunya yang diakui Allah swt saat ini, dimana tuhan pencipta alam semesta dan jagat raya ini. Nabi Muhammad SAW yang membawa agama islam ini menyempurnakan agama-agama dari nabi sebelumnya. Pada zaman nabi, islam berkembang secara berlahan di semua Negara arab, dan tidak semua Negara arab mau menerimanya secara langsung. Karena ketika nabi Muhammad berdakwah hanya sebagian yang bergerak hatinya untuk memeluk dan meyakini islam sebagai agamanya.
Tidak heran ketikan masa nabi Muhammad banyak cendikiawan muslim yang menyumbangkan ide dan fikiran dalam kehidupan islam yang berpedoman pada al-qur’an dan hadits islam mulai tahun 1800 M sampai sekarang dikenalah dengan masa pembaharuan islam. Pada masa pembaruan umat islam sadar bahwa adanya kelemahan pada bidang pendidikan, pemerintahan, dan teknologi. Umat islam di masa itu juga sebagai bangsa yang tertindas oleh bangsa-bangsa eropa sehingga umat islam semakin lemah dalam segala aspek hidup. Pada awal masa pembaharuan ini kondisi islam berada di pengaruh barat yang mendominasi kehidupan ini. Pada abad 20 islam mulai bangkit dari pengaruh barat. Pada masa ini banyak lahir tokoh pemikiran dalam kalangan islam dari berbagai negara islam, salah satunya yaitu Jamalludin Al-Afghani. Pada sekitar abad 18 islam mengalami kemunduran yang mengkibatkan umat islam mudah dipengaruhi oleh bangsa barat. Untuk memerangi dan bersaing dengan pemikir barat ada beberapa tokoh yang berani menentang sehingga di abad ke 20 ini di kenal dengan periode pembaharuan islam. Dan menjadi fokus kajian pemikiran pembaharuan islam Jamaluddin Al-Afghani dari berbagai bidang

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana pemikiran pada masa Jamaluddin al Afghani?
2. Bagaimana pemikiran pada masa Muhammad Abduh Muhammad Iqbal?
3. Apa saja faktor yang mempengaruhi pemikiran Muhammad Abduh ?
4. Apa saja karya-karya Muhammad Abduh
5. Menjelaskan pengaruh Muhammad Iqbal dalam hukum Islam
C. Penyelesaian Masalah
1. Menjelaskan Sejarah pemikiran pada masa Jamaluddin al Afghani
2. Menjelaskan sejarah pemikiran pada masa Muhammad Abduh Muhammad Iqbal
3. Menjelaskan faktor apa saja yang mempengaruhi pemikiran Muhammad Abduh
4. Menjelaskan apa saja karya-karya Muhammad Abduh
5. Menjelaskan pengaruh Muhammad Iqbal dalam hukum Islam

Download Word

Author: Zukét

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *