Makalah Proses Pencatatan Akuntansi Lanjutan

           
Perusahaan adalah suatu organisasi yang di dirikan oleh seseorang atau sekelompok orang yang kegiatannya menyediakan jasa atau barang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat. Hampir semua perusahaan mempunyai tujuan yang sama, yaitu mendapatkan laba sebesar-besarnya. Setiap perusahaan baik perusahaan dagang, jasa, ataupun manufaktur pasti melakukan transaksi. Suatu transaksi yang terjadi di perusahaan sering tidak di sertai dengan pencatatan, sehingga tidak jarang suatu perusahaan tidak memiliki laporan keuangan yang akurat. Padahal kondisi seperti ini akan menghambat kemajuan perusahaan, di samping itu perusahaan juga akan menemui kendala dalam persaingan dunia usaha. Pembuatan laporan keuangan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap perusahaan, baik dalam bidang dagang, jasa maupun manufaktur. Semua perusahaan harus memiliki sebuah catatan penerimaan dan pengeluaran kas yang lengkap. Sehingga pembuatan laporan keuangan menjadi lebih mudah dan akurat. Kegunaan laporan keuangan sebagai alat pertanggung jawaban bagi pengurus perusahaan (Direksi dan Komisaris) oleh karenanya laporan keuangan wajib disampaikan kepada pemilik perusahaan. Apabila suatu perusahaan tidak memiliki laporan keuangan akan sulit bagi perusahaan mengetahui kondisi keuangan dan kinerja perusahaan, menyusun 2 perencanaan kegiatan perusahaan, mengendalikan perusahaan, membuatan keputusan dalam perusahaan, mempertimbangkan dan mempertanggung jawabkan pada pihak Ekstern.
Latar belakang disusunnya makalah ini adalah untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh Dosen dalam rangka membahas tentang Proses pencatatan akuntansi lanjutan, makalah ini membahas tentang cara posting ke buku besar dan cara membuat neraca saldo dalam siklus akuntansi perusahaan dagang. Bila di kaitkan dengan dunia perusahaan di dalam perusahaa diperlukan konsep yang melandasi pemasaran yaitu kebutuhan, keinginan, permintaan, produk, nilai, kepuasan, dan mutu, pertukaran, transaksi dan hubungan dengan pasar. Dalam dunia usaha apapun termasuk dalam perusahaan dagang, peran akutansi adalah sangat strategis, sebaik apapun output dari kegiatan usaha jika tifak di imbangi dengan oleh sistem pencatatan akutansi yang handal, maka tidak akan berarti apapun.
Siklus akuntansi biasa dimulai dari mendokumenkan bukti transaksi dalam jurnal (buku harian), pemindah bukuan (posting) ke buku besar, menyusun neraca saldo, membuat neraca lajur, membuat ayat jurnal penyesuaian, menyusun laporan keuangan, dan terakhir menyusun jurnal penutup dan jurnal pembalik. Laporan keuangan memiliki beberapa komponen yaitu terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan.

 
 

 

Download Word

Download PDF

Author: Fitri

Leave a Reply

Your email address will not be published.