Makalah Perkembangan Pesantren Zainul Hasan Genggong

           
Pesantren adalah sebuah pendidikan tradisional yang mana siswanya tinggal bersama di asrama yang telah disediakan dan belajar dibawah bimbingan guru yag lebih dikenal sebutan Kiyai. Umumnya siswa yang di pesantren akrab dipanggil Santriwan untuk laki-laki dan panggilan Santriwati untuk perempuan. Santri tersebut berada dalam kompleks yang menyediakan Masjid untuk beribadah, ruang belajar atau muthola’ah dan kegiatan keagamaan lainnya.
Pondok Pesantren adalah lembaga pendidikan Islam tertua yang merupakan produk budaya Indonesia . Sebagai lembaga pendidikan yang telah lama berakar di negeri ini, pondok pesantren diakui memiliki andil yang sangat besar terhadap sejarah perjalanan Bangsa, seperti 22 Oktober 2015 lalu yang ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional oleh Presiden Jokowi berdasarkan Kepres no.22 tahun 2015 tentang penetapan 2 oktober sebagai Hari Santri Nasional untuk mengenang, untuk mengenng perjuangan santri dengan Resolusi Jihadnya.
Berdirinya Pesantren Zainul Hasan Genggong sejak awal pendiriannya dikenal dengan sebutan Pondok Genggong yang didirikan oleh Syech Zainal Abidin Al-Magribi pada tahun 1839 M/1250 H, yang terletak di Genggong Kabupaten Probolinggo.
Dalam perkembangannya, Pesantren Zainul Hasan telah mengalami perubahan yang sangat pesat. Di bidang lembaga pendidikan, pesantren tersebut telah memiliki dari tingkat SD, MI, MTS, SMP, MA ZAHA 1 GENGGONG, SMA ZAHA 1 GENGGONG , SMA UNGGULAN ZAHA GENGGONG, MA MODEL ZAHA GENGGONG hingga perguruan tinggi INZAH dan STIH yang semuanya berlokasi sekitar kompleks pesantren. Tidak hanya itu, ada Gelanggang Olahraga khusus sebagai tempat para santri untuk menunjang minat bakatnya dibidang olahlaga.

 
 

 

Download Word

Download PDF

Author: Fitri

Leave a Reply

Your email address will not be published.