Makalah Pendidikan Karakter

           
Beberapa dekade belakangan ini, berbagai permasalahan muncul dan menyita perhatian publik. Berbagai problem tersebut muncul disebabkan oleh gagalnya model pendidikan karakter yang diterapkan selama ini. Mulai dari maraknya tawuran antar-pelajar, penyalahgunaan narkoba dan obat-obat terlarang, kekerasan/pelecehan, dan maraknya praktik-paraktik pungli/korupsi. Pada kasus terbaru, muncul pula sikap dan perilaku masyarakat yang intoleran terhadap segala bentuk perbedaan, baik agama, adat-istiadat, dan bahkan pada perbedaan pandangan. Menurut para ahli, berbagai permasalahan tersebut diindikasikan sebagai bentuk kegagalan dalam pendidikan. Sinyalemen kegagalan inilah yang menjadi pekerjaan rumah bagi semua komponen pendidikan, baik pemerintah, masyarakat, sekolah(institusi pendidikan), dan keluarga untuk segera diselesaikan. Pada dasarnya, pendidikan tidak hanya membangun manusia dari sisi kognitifnya saja tetapi juga sisi lain yang lebih fundamental. Karakter (budi pekerti) merupakan bagian mendasar dari pendidikan yang perlu mendapatkan perhatian yang lebih intensif. Para pakar pendidikan meyakini bahwa budi pekerti merupakan benteng utama yang harus dikuatkan terlebih dahulu dan selanjutnya membangun pendidikan dari sisi intelektualnya. Inilah yang menjadi penyebabnya gagalnya model pendidikan karakter selama ini. Pendidkan hanya berkutat pada ranah/kemampuan kognitif saja dan mengabaikan unsur-unsur lain yang lebih penting. Kebanyakan orang menganggap bahwa kesuksesan hanya diukur dengan menggunakan parameter pengetahuan/hafalan semata dan cenderung apatis terhadap hal-hal yang berkaitan dengan nilai-nilai karakter itu sendiri.Pendidikan karakter merupakan salah satu opsi yang harus dioptimalkan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Hal yang menjadi dasar adalah bahwa makna pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia. Artinya, manusia sebagai makhluk Tuhan harus dibekali dengan hal lain selain kemampuan kognitifnya. Hal lain yang dimaksud pada pernyataan tersebut adalah kemampuan afektif atau sikapnya. Manusia tidak hanya diberi keterampilan dan kemampuan yang bersifat eksak yang berbicara pada aspek luar manusia secara biologis tetapi juga perlu pendidikan yang menjamah ranah inner side, mental life, mind affected word, dan geistigewelt.
Pendidikan karakter disamakan definisinya dengan pendidikan nilai, pendidikan moral, pendidikan religius, atau pendidikan budi pekerti. Istilah ini makin mengemuka ketika berbagai permasalahan muncul sebagai akibat dari kegagalan dari pendidikan di Indonesia. Istilah karakter berasal dari bahasa Yunani yaitu charassainyang artinya mengukir.Secarasederhana dapat diartikan bahwa pendidikan karakter sebagai bentuk kegiatan mengukir di atas batu yang pada pelaksanaannya tidak mudah/gampang. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), karakter adalah tabiat, sifat-sifat kejiwaan atau budi pekerti yang dapat membedakan seseorang dengan yang lain.

 
 

 

Download Word. .Download PDF

Download Word. .Download PDF

 
Author: Zukét

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *