Makalah Manshubatul Asma’ (Maf’ul Liajlih & Maf’ul Ma’ah)

         

 1.1 Latar Belakang Maf’ul liajlih dan maf’ul ma’ah ditinjau dari segi posisi pembahasannya dalam ilmu bahasa Arab merupakan bagian dari pembahasan ilmu Nahwu. Ilmu Nahwu adalah salah satu cabang dari ilmu-ilmu bahasa Arab yang sangat penting dipelajari. Ilmu-ilmu Bahasa Arab yang dimaksud adalah meliputi ilmu al-aswat atau phonology (ilmu tentang bunyi bahasa), al-sarf atau morphology (ilmu tentang pecahan kata), dan ilmu al-Nahwu atau syntax (ilmu tentang struktur kalimat), al-mufradat atau vocabulary (ilmu tentang perbendaharaan kata), dan al-balaghah atau ilmu tentang gaya bahasa. Secara literatur, ilmu Nahwu didefinisikan sebagai “ilmu yang mempelajari prinsip-prinsip untuk mengenali kalimat-kalimat bahasa Arab dari sisi i’rab dan bina’-nya” (Jami’ud Durus, Syaikh Musthafa). 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah diatas maka penulis merumuskan permasalahan sebagai berikut : 1. Apa pengertian Maf’ul li ajlih dan Maf’ul ma’ah ? 2. Apa saja syarat-syarat Isim dijadikan sebagai Maf’ul li ajlih dan Maf’ul ma’ah ? 3. Apa saja contoh Maf’ul li ajlih dan Maf’ul ma’ah ? 1.3 Tujuan Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan makalah ini adalah: 1. Memahami pengertian Maf’ul li ajlih dan Maf’ul ma’ah lebih terperinci 2. Memahami syarat-syarat Isim dijadikan sebagai Maf’ul li ajlih dan Maf’ul ma’ah 3. Mehami apa saja contoh Maf’ul li ajlih dan Maf’ul ma’ah . https://drive.google.com/file/d/1oHyZNa4B_GH_jCmZZPIp15eK7-bNmGV5/preview

Download Word

Download PDF

Author: Zukét

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *