Makalah Kerangka Dasar Akuntansi Syariah

           
Prinsip dasar akuntansi syariah dalam hal aplikasinya harus berlandasakan nilai-nilai islam yaitu Dasar hukum dalam Akuntansi Syariah bersumber dari Al Quran, Sunah Nabwiyyah, Ijma (kespakatan para ulama), Qiyas (persamaan suatu peristiwa tertentu, dan ‘Uruf (adat kebiasaan) yang tidak bertentangan dengan Syariah Islam. Kaidah-kaidah Akuntansi Syariah, memiliki karakteristik khusus yang membedakan dari kaidah Akuntansi Konvensional.
Kaidah-kaidah Akuntansi Syariah sesuai dengan norma-norma masyarakat islami, dan termasuk disiplin ilmu sosial yang berfungsi sebagai pelayan masyarakat pada tempat penerapan Akuntansi tersebut. Akuntansi syariah syarat dengan norma dan etika dalam bermuamalah, menurut Yusuf al-Qardhawi jika kita berbicara tentang norma dalam bermuamalah kita akan menemukan empat sendi utama , keempat sandi tersebut adalah ketuhanan, etika, kemanusiaan, dan sikap pertengahan. Keempat sendi tersebut merupakan ciri khas bermuamalah dalam islam, bahkan dalam realitanya merupakan milik bersama umat islam dan tampak dalam segala hal yang berbentuk islami.
Dalam memahami akuntansi perbankan syari’ah maupun lembaga syari’ah, maka ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu kerangka dasar penyusunan dan penyajian laporan keuangan perbankan syari’ah yang memuat tentang Pengantar Akuntansi Bank Syariah, Tujuan Akuntansi Bank Syariah dan Tujuan Laporan Keuangan Bank Syariah, Asumsi dasar, Pengakuan Akuntansi dan Konsep Pengukuran Akuntansi Perbankan Syariah, Persamaan Dasar Akuntansi Perbankan Syariah.

 
 

 

Download Word. .Download PDF

Download Word. .Download PDF

 
Author: Zukét

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *