Makalah Ijtihad Ushul Fiqh dan Kaidah

Loading

           

Ijtihad menurut istilah merupakan upaya untuk menggali suatu hokum yang sudah ada pada zaman Rasulullah SAW. Hingga dalam perkembangannya, ijtihad dilakukan oleh para sahabat, tabi’in serta masa-masa selanjutnya hingga sekarang ini. Meskipun pada periode tertentu apa yang kita kenal dengan masa taklid, ijtihad tidak diperbolehkan, tetapi pada masa periode tertentu pula (kebangkitan atau pembaruan), ijtihad mulai dibuka kembali. Karena tidak bisa dipungkiri, ijtihad adalah suatu keharusan, untuk menanggapi tantangan kehidupan yang semakin kompleks. Tidak semua hasil ijtihad merupakan pembaruan bagi ijtihad yang lama sebab ada masanya hasil ijtihad yang baru sama dengan hasil ijtihad yang lama. Bahkan sekalipun berbeda hasil ijtihad yang baru tidak akan mengubah hasil ijtihad yang lama.
Ijitihad menurut syariat islam yang disampaikan Allah SWT melalui Al-Qur’an dan Rasulullah SAW melalui sunnah secara komprehensif, memerlukan penelaahan dan pengkajian ilmiah yang sangat serius. Karena di dalam keduanya terdapat lafazh-lafzh yang memerlukan penafsiran. Sementara itu, nash Al-Qur’an dan sunnah teah berhenti, padahal waktu terus berjalan dengan sejumlah peristiwa dan persoalan hidup yang datang bergantian. Oleh karena itu, diperlkan ijtihad yang merupakan salah satu upaya untuk menggali hukum syara’ melalui sumber-sumber syara’ yaitu Al-Qur’an,Sunnah, dan ijma.

Download Word

Author: Zukét

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *