Makalah Hakikat Dan Ruang Lingkup Psikologi Belajar

           
Manusia adalah makhluk yang belajar. Maka, untuk sampai pada derajat yang disebut belajar manusia harus mampu mengadakan dan atau mengalami perubahan-perubahan. Baik itu perubahan tiap individu ataupun bahkan secara global. Namun, perubahan-perubahan yang diharapkan adalah perubahan ke arah yang baik, perubahan yang menjadikan manusia menjadi makhluk yang memelihara alam semesta sesuai dengan mandat dari Allah SWT. Sehingga manusia harus mencari dan mencapai hakikat belajar sampai sedalam-dalamnya.
Memasuki abad ke-19 beberapa ahli psikologi mengadakan penelitian eksperimental tentang teori belajar, walaupun pada waktu itu para ahli menggunakan binatang sebagai objek penelitiannya. Penggunaan binatang sebagai objek penelitian didasarkan pada pemikiran bahwa apabila binatang yang kecerdasannya dianggap rendah dapat melakukan eksperimen teori belajar, maka sudah dapat dipastikan bahwa eksperimen itupun dapat berlaku bahkan dapat lebih berhasil pada manusia, karena manusia lebih cerdas daripada binatang.
Sedemikian pentingnya sesuatu yang terdapat dalam belajar, hingga para ahli psikologi sampai melakukan penelitian yang begitu unik dan mungkin tidak terpikirkan bagi manusia biasa yang hidup tanpa berpikir kritis. Namun, penelitian mereka bukan berarti tidak memiliki manfaat atau kegunaan untuk penelitian selanjutnya, justru penelitian mereka terhadap binatang menjadi langkah awal untuk meneliti tentang bagaimana belajarnya manusia.
Diantara para ahli yang menggunakan binatang sebagai objek penelitiannya adalah Thorndike (1874-1949), terkenal dengan teori belajar Classical Conditioning, menggunakan anjing sebagai binatang uji coba, Skinner (1904) yang terkenal dengan teori belajar Operant Conditioning, menggunakan tikus dan burung merpati sebagai binatang uji coba.
Penelitian para ahli psikologi diatas menunjukkan bahwa pembelajaran berarti terkait erat dengan psikologi. Dan ini menegaskan bahwa psikologi mempunyai posisi penting dalam proses pembelajaran manusia, karena sebagaimana kita memahami bersama bahwa kondisi psikologis seseorang memiliki pengaruh yang sangat besar dalam proses belajar yang dilakukan oleh seseorang yang bersangkutan.
Oleh karenanya, agar lebih dekat dengan maksud psikologi belajar, sangat perlu sekiranya mempelajari lebih dalam mengenai psikologi belajar ini, baik itu mengenai hakikat psikologi belajarnya, peranan dan aspek-aspek atau ruang lingkup kajian psikologi belajar. Hal ini, diharapkan mampu menjadi penopang yang kokoh dalam memahami bahasan psikologi belajar selanjutnya.

 
 

 

Download Word

Download PDF

 
Author: Zukét

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *