Makalah Aliran-Aliran Islam Yang Menyimpang

           
Belakangan ini masyarakat Muslim Indonesia dihadapkan dengan maraknya aliran-aliran dan faham-faham keagamaan yang membawa perspektif yang dalam banyak hal berbeda dengan yang dianut oleh mayoritas atau kelompok-kelompok arus utama. Salah satu yang termasuk baru adalah Millah Ibrahim. Paham keagamaan ini didirikan oleh Zubaidi Djawahir dari Kuningan Jawa Barat. Paham ini kemudian menyebar ke Cirebon. Ajaran Millah Ibrahim dianggap telah menyimpang dari prinsip keimanan yang paling mendasar dalam Islam. Lebih dari itu, hak hidup para pengikutnya pun tidak diakui; mereka dipinggirkan dan diserang. Dalam beberapa kasus, apa yang terjadi pada para pengikut Millah Ibrahim juga menimpa kelompok-kelompok minoritas lain yang mempunyai paham keagamaan yang tidak sejalan dengan ajaran arus utama.
Agama diyakini membawa paham keagamaan yang sangat menjunjung tinggi perbedaan faham dan menghormati hak beragama setiap orang. Sementara itu, Islam juga meyakini bahwa kebebasan beragama merupakan salah satu prinsip utama dalam Islam. Seperti yang jelas tersurat dalam al-Qur’an, terdapat penegasan bahwa tidak ada paksaan dalam agama (lā ikrāha fī ad-dīn) dan siapa saja boleh beriman ataupun tidak sesuai dengan kehendaknya (fa man syā’a falyu’min wa man syā’a falyakfur). Bahkan, prinsip kebebasan dan toleransi ini seringkali dikemukakan untuk menunjukkan keindahan karakter Islam yang penuh penghargaan terhadap perbedaan. Akan tetapi, pada karakter itu kemudian dilekatkan persyaratan-persyaratan yang pada akhirnya banyak memberikan pembatasan dan pengecualian terhadap aplikasi prinsip kebebasan dan toleransi itu tersebut.

 
 

 

Download Word

Download PDF

Author: Fitri

Leave a Reply

Your email address will not be published.